FESTIVAL Thookam di India merupakan salah satu festival mengerikan di dunia. Bagaimana tidak, festival ini merupakan ritual yang menyajikan pria ditusuk di bagian punggung dengan menggunakan pengait, kemudian diangkat dan digantung menggunakan tali.
Melansir dari Liverse, Festival Garudan Thookam yang dalam bahasa Indonesia artinya elang bergelantung ini dilakukan dengan beberapa pria akan bergelantungan pada tali, hingga mirip dengan sosok burung elang yang sedang terbang.
Namun, tali-tali ini tak sekedar diikatkan ke tubuh, melainkan secara ekstrem dikaitkan dengan sebuah kail besi ke kulit pria-pria yang menjalankan ritual Garudan Thookkam. Bagi umat Hindu, Garuda di percaya sebagai makhluk suci, yang merupakan kendaraan dari Dewa Wisnu.
Di beberapa tempat, ritual ini dilakukan dengan penuh warna dengan garuda yang dibawa dalam prosesi di gerobak sapi atau perahu atau gerobak yang ditarik tangan. Ini akan tersedia di kuil Devi selama festival Meena bharani dan Pathamudayam di Thiruvanchoor di distrik Kottayam.
Awal mula dari festival Garudan Thookkam sendiri merujuk pada sebuah legenda yang mengisahkan usaha Dewa Wisnu untuk memuaskan Dewi Kali sang dewi yang tak pernah puas. Pasalnya, Dewi Kali tetap merasa kehausan setelah membunuh Darika.
BACA JUGA:Mantap! Kuliner Bandung Masuk Makanan Tradisional Terbaik di Asia Versi TasteAtlas
Dewa Wisnu kemudian mengirim Garuda miliknya untuk menghibur Dewi Kali. Setibanya di kediaman dewi Kali, garuda tersebut terus menari hingga darahnya terus mengucur dari tubuhnya. Darah ini kemudian diminum oleh Dewi Kali untuk memuaskan dahaganya yang selama ini tak terpuaskan.
Untuk merayakan peristiwa suci inilah festival Garudan Thookkam akhirnya diadakan. Selama festival ini berlangsung, para pria akan berdandan semirip mungkin dengan burung garuda, sambil bergelantungan dengan kait tajam yang menembus kulit mereka.
Sementara itu, orang-orang yang lain akan menari di bawah mereka sambil mengumpulkan darah yang menetes dari tubuh pria-pria yang sedang bergelantungan ini.
Setelah malam tiba dan darah yang dikumpulkan dirasa sudah cukup, maka festival ini akan dilanjutkan ke kuil yang ada di kota dengan mempersembahkan darah yang telah dihasilkan selama festival Garudan Thookkam untuk memohon berkah dari Dewi Kali.

Namun sayangnya belakangan ini kait besi tak hanya dikaitkan pada kulit punggung saja, melainkan juga pada daerah pinggang dari para pria yang mengikuti festival ini.
Hal ini tentu sangat berbahaya dan tergolong sangat ekstrim untuk sebuah festival keagamaan. Oleh karenanya, festival Thookam kini telah jarang dilakukan lantaran dilarang oleh pemerintah India.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.