Tak hanya memberikan argumentasi kontra, Niluh juga mencoba untuk memberikan solusi atas keberadaan polemik bule yang bikin tato Dewa Ganesha di paha tersebut, di mana wanita yang juga merupakan seorang seniman perancang busana ini memberikan pesan untuk para seniman rajah di Bali.
"Pesan ini masukan untuk artis tato di Bali memberikan edukasi pada calon pelanggannya. Kami hormati karya seni tapi tolong letakkan pada tempatnya. Cari makan di Bali ya belajar dan dalami adat dan budaya kami. Silakan protes. Mbok hormati. It takes two to tango ya. Ingat letakkan posisi kalian di posisi kami sebelum berlomba menghakimi. Suksma," tulisnya.
“Saran Mbok Niluh kepada artis tato terutama di Bali, Mbok paham kalian adalah artis seni. Mbok mohon gali informasi sebelum menerima orderan customer, cari tahu apa makna tato yang mereka minta dan jelaskan kepada mereka," tuturnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.