SEBUAH penelitian dalam jurnal Frontiers in Neuroscience menemukan bahwa makan buah jeruk dan minum jus jeruk dapat meningkatkan kesehatan otak, terutama selama penuaan.
Dilansir dari Express, para ilmuwan menghubungkan efek tersebut dengan polifenol, disebut flavonoid, yang ada di jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

Untuk mengeksplorasi asosiasi tersebut, para ilmuwan yang berbasis di University of East Anglia di Norwich mengumpulkan ratusan penelitian yang mengamati dampak flavonoid jeruk pada sel otak dan saraf, serta 10 penelitian pada populasi manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa polifenol jeruk memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif. Keduanya penting untuk melindungi jaringan otak dari kerusakan. Misalnya karena penuaan atau kondisi kesehatan yang mendasarinya.
Kerusakan sel otak dan saraf adalah salah satu tanda awal dari kondisi degeneratif, seperti Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia.
“Penelitian pada manusia yang dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa makan buah jeruk meningkatkan kinerja kognitif dan mengurangi risiko penyakit otak degeneratif," kata penulis, Dr David Vauzour, Senior Research Fellow di Norwich Medical School.