GEJALA Omicron masih dianggap hampir sama dengan flu pada umumnya. Tapi, jika dibedah dengan detail, ada perbedaan yang jelas di antara dua penyakit tersebut.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan beberapa gejala Omicron yang paling banyak dilaporkan.

"Gejala Omicron yang paling banyak dilaporkan itu antara lain sakit tenggorokan, hidung meler, dan nyeri atau pegal seluruh badan," terang Siti Nadia dalam konferensi pers virtual, belum lama ini.
Ia melanjutkan, selain itu ada juga beberapa gejala Omicron yang dilaporkan tapi kasusnya tidak terlalu banyak namun tetap ada di masyarakat. "Adalah batuk dan demam. Dua gejala itu sedikit dilaporkan oleh pasien Omicron," tambahnya.
Sedangkan gejala flu hanya batuk dan pilek. Tidak ada nyeri di seluruh badan sehingga penderita tidak lemas.
Ada juga gejala yang pada Covid-19 origin dan Delta terjadi namun di Omicron kasusnya sangat sedikit. "Untuk gejala anosmia, itu kasusnya jarang sekali, tidak seperti pada Covid-19 di awal ataupun Delta," katanya.