4. Pilih Tempat Duduk yang Membuat Anda Nyaman
Tempat duduk yang Anda pilih akan menentukan pula kenyamanan Anda selama penerbangan berlangsung. Hindari kursi yang bisa memicu keresahan Anda.
Seperti misalnya jika Anda punya masalah dengan ketinggian, hindari pemilihan kursi dengan jendela.
5. Temui Terapis
Ketika meraa ketakutan yang dimiliki benar-benar tak bisa terkendali, sebaiknya Anda menemui terapis. Tak perlu ragu, para tenaga profesional akan membantu menemukan solusi terbaik.
“Profesional kesehatan mental dapat membantu individu mengatasi rasa takut saat terbang melalui penggunaan terapi perilaku kognitif dan pencegahan paparan dan respons,” ujae Dr. Rachel Kutner.

Dokter medis dapat meresepkan obat anti-kecemasan. Ini tentunya dapat membantu seseorang yang gugup saat terbang.
Selain itu, metode hipnotis juga bisa menjadi pilihan. Menurut seorang alhu hipnotis bernama Eli Bliliuos, fobis terbang biasanya dipicu oleh peristiwa masa lalu. Dengan bantuan hipnotis, pikiran bawah sadar seseorang dapat diprogram untuk melepaskan ketakutan maupun kecemasan.
6. Alihkan Perhatian
Temukan hiburan yang bisa mengalihkan perhatian atas ketakutan di penerbangan. Seperti misalnya menonton film, mendengarkan lagu, dan semacamnya.
7. Jangan Hindari Penerbangan
Menghindar hanya akan memperburuk ketakutan. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengatasi rasa takut ketika terbang, hal terbaik yang dapat dilakukan untuk diri sendiri adalah naik pesawat.
(Salman Mardira)