SERINGKALI pesawat mengalami kejadian tak terduga yang mengharuskan mendarat darurat. Misalnya saja ketika komponen mesin yang rusak dan mengharuskan mendarat di tengah laut.
Ketika pesawat mendarat darurat, sebaiknya penumpang tak membawa tas dan barang bawaan lainnya.
Melansir Smarter Travel, penumpang yang berusaha membawa tas maupun barang pribadi dalam kondisi pesawat mendarat darurat bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan.
Baca Juga:
Intip Rekomendasi Hotel Gaya Bohemian di Yogyakarta
Heboh Pilot Terbangkan Pesawat Tanpa Izin ATC, Tempuh Satu Setengah Jam Penerbangan ke Kota Ini
Berdasarkan protokol keselamatan penumpang, awak kabin hanya diberikan waktu 90 detik untuk melakukan evakuasi.
Waktu yang singkat itu harus digunakan sebaik mungkin untuk menyelamatkan penumpang. Untuk itu, apabila penumpang terlalu lama berusaha mengambil barang-barang miliknya, ia bukan saja menghabiskan waktu terlalu banyak, tetapi juga dapat membahayakan jiwa penumpang lainnya.
Federal Aviation Administration (FAA) menjelaskan, bagasi kamu tidak sepadan dengan hidupmu. Untuk itu, jika perlu mengungsi, kamu harus meninggalkan tas dan barang pribadimu.
Berusaha membuka kompartemen overhead atau bagasi kabin hanya akan membahayakan nyawa penumpang dan juga menunda evakuasi.
Lalu apa yang harus dilakukan saat pesawatmu melakukan pendaratan darurat?
FAA menuturkan, agar penumpang berusaha langsung mencari pintu darurat terdekat dari bangku tempat dudukmu setiap kali naik pesawat. Sehingga apabila kejadian tidak menyenangkan menimpa, kamu tahu ke mana harus berlari.
Dengarkan dan ikuti dengan baik instruksi dari awak kabin. Ingat, mereka telah dilatih untuk kondisi darurat, jadi jangan ragu pada mereka.
Terakhir sebaiknya meninggalkan barangmu sebisa mungkin. Benda-benda berharga milikmu yang tertinggal di pesawat masih bisa diganti, tapi hidupmu dan penumpang lainnya tidak. (nia)
(Rizka Diputra)