VAKSIN Merah Putih sudah lama tak terdengar kabarnya. Hal ini yang kemudian ditarik ke forum rapat kerja antara anggota Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Para anggota DPR RI Komisi IX mempertanyakan bagaimana kelanjutan vaksin Merah Putih yang di awal pandemi cukup banyak digembar-gemborkan. Ini tentu berkaitan juga dengan kemandirian Indonesia dalam hal penyediaan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, salah satu vaksin Merah Putih yang memperlihatkan progres cukup baik adalah Vaksin Merah Putih Unair.
"Besok saya akan ke Surabaya, Jawa Timur, menyaksikan penyerahan sheets vaccine dari PT Biotis Pharmaceutical Indonesia ke Universitas Airlangga. Jadi, (vaksin Merah Putih) ada progresnya," kata Menkes Budi dalam rapat tersebut yang disiarkan virtual kemarin.
"Jadi, vaksin Merah Putih Unair ada progresnya. Ternyata bikin vaksin tidak semudah yang dibayangkan," lanjutnya.
Baca juga: Giliran Eropa dan AS Diterjang Gelombang Covid-19, Menkes: Vaksin Terbukti Tekan Angka Kematian
Menkes Budi menerangkan, vaksin Unair ini benar-benar dari Indonesia. "Vaksin Unair ini bibitnya dari Indonesia, dikembangkan di Indonesia oleh tim Unair dan Biotis. Vaksin ini sudah lolos sheets vaccine-nya," tambahnya.