Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rating Sarapan Sehat Ala Menkes Budi: Rebus-rebusan Paling Direkomendasikan!

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2026 |09:05 WIB
Rating Sarapan Sehat Ala Menkes Budi: Rebus-rebusan Paling Direkomendasikan!
Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Kemenkes)
A
A
A

JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, memberikan penilaian terhadap beberapa menu sarapan khas Indonesia. Hal ini diungkap Budi dalam unggahan terbarunya di Instagram.

Tentunya, rating ini bisa menjadi referensi masyarakat dalam menentukan menu sarapan setiap hari. Menariknya, rebus-rebusan jadi makanan paling direkomendasikan.

Bakmi Goreng

1. Rating Sarapan

Sarapan menjadi satu kebiasaan yang baik dan bisa mengisi asupan energi tubuh sebelum beraktivitas. Namun hati-hati, menu sarapan bukan hanya asal kenyang tapi juga harus sehat dan memenuhi nutrisi bagi tubuh.

Dalam video yang diunggah di Instagram pribadi Menkes Budi, ada lima menu sarapan khas Indonesia yang diberi nilai ranking kesehatan. Makanan itu adalah mi goreng, bubur ayam, rebus-rebusan, nasi uduk, dan sereal.

Dari kelima menu di atas, ada beberapa yang diberi rating rendah terkait kesehatan atau supan nutrisi dari makanan tersebut bagi tubuh. Salah satunya seperti mie goreng yang hanya diberikan rating 2/10 oleh Menkes.

“Mi instan goreng, nilainya 2/10. Isinya karbo semua, banyak garamnya. Tidak cocok untuk sarapan,” kata Budi, dikutip Minggu (31/5/2026).

Selain mi goreng, bubur ayam juga mendapat rating rendah dan dinilai kurang sehat untuk sarapan. Penyebabnya, menu tersebut didominasi oleh karbo yang berasal dari bubur, kerupuk hingga cakwe yang menjadi topping.

Sementara, ayam yang dimasukan di dalamnya terkadang sangatlah sedikit. Hal ini tidak seimbang dengan jumlah karbo yang ada di dalamnya.

“Bubur ayam komplet, nilainya 4/10. Ayamnya biasa dikasih cuma sedikit, isinya bubur semua ditambah kerupuk ditambah cakwe, itu karbo semua,” tambah dia.

Menu lainnya yang juga mendapat penilaian rendah adalah Nasi Uduk. Menu sarapan khas Jakarta ini diberi nilai 3 sampai 7/10 oleh Budi tergantung dari lauk nasi yang dipilih.

“Nasi uduk, nilainya 3-7/10. Tapi itu sangat tergantung dari pilihan lauknya. Kalau ditambah tahu, tempe, ayam, nilainya 7/10. Tapi kalau makan nasi uduk hanya pakai mie bihun, nilainya 1/10 karena karbo semua,” tutur Budi.

Lebih lanjut, Menkes Budi mengungkapkan satu menu yang mendapat nilai paling rendah terkait kesehatannya bagi tubuh dan biasa dikonsumsi untuk sarapan. Menu tersebut adalah sereal.

Budi menilai bahwa sereal hanya mengandung gula secara keseluruhan dan sangat tidak baik untuk menu sarapan. Alhasil, ia memberikan penilaian 1/10 untuk menu sereal sebagai sarapan.

“Sereal, nilainya 1/10. Entah kenapa saya tidak mengerti, anak-anak kita itu diajari untuk selalu sarapan sereal. Padahal isi sereal itu gula semua, jadi tidak ada nutrisinya,” beber dia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement