Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengatasi Rasa Khawatir Orangtua saat Anaknya Sekolah Tatap Muka

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 03 Oktober 2021 |19:04 WIB
Mengatasi Rasa Khawatir Orangtua saat Anaknya Sekolah Tatap Muka
Sekolah tatap muka (Foto: Reuters)
A
A
A

UPAYA pemerintah untuk melaksanakan sekolah tatap muka memang membuat orangtua jadi merasa khawatir. Apalagi saat ini masih masa pandemi.

Namun pemerintah memang mau melaksanakan sekolah tatap muka untuk mencegah dampak loss learning akibat sekolah daring.

Oleh sebab itu, penting untuk orangtua mempertimbangkan anaknya untuk kembali bersekolah tatap muka, bertemu teman sebayanya dan diajar langsung oleh gurunya.

Agar Anda sebagai orangtua tidak begitu khawatir, Dokter Spesialis Anak dr Natasya Ayu Andamari, Sp.A, memberikan beberapa tips berikut ini:

 sekolah tatap muka

1. Ajak anak bicara soal sekolah tatap muka

Jelaskan kepada anak mengenai keadaan saat ini serta aturan pembelajaran tatap muka yang harus dipatuhi. "Tanyakan pendapatnya apakah memilih mengikuti pembelajaran tatap muka atau tetap mengikuti sekolah daring," terang dr Natasya dalam webinar #KurangiWorry Mama's Choice, belum lama ini.

2. Ajak anak patuh protokol kesehatan

Ajarkan anak memakai masker dengan benar, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak saat sekolah tatap muka. Protokol kesehatan ini amat penting untuk meminimalisir risiko paparan virus dari orang lain ke anak Anda.

Sebagai orangtua, boleh juga membawakan anak hand sanitizer yang fungsinya melindungi tangan si anak dari bakteri atau virus penyakit. "Usahakan pilih hand sanitizer yang mengandung kandungan benzalkonium chloride dan aroma yang ramah anak seperti lemon," kata Rahne Putri, seorang ibu dari dua anak yang juga Head of Branding Mama's Choice.

 

3. Kuatkan imunitas si kecil

Imunitas yang kuat bukan hanya soal menjaga vitamin tubuh si anak tercukupi dengan asupan makanan bergizi, tetapi juga menghindari si anak dari stres akibat perubahan rutinitas.

Dokter Natasya mengatakan, untuk menghindari si kecil mengalami stres, orangtua mesti membiarkan anaknya melakukan kegiatan yang mereka sukai ketika berada di rumah dan sempatkan waktu bermain bersama. "Ciptakan suasana rumah yang nyaman dan bersih dari virus," sarannya.

Ia menambahkan, orang tua harus mempersiapkan segala tindakan preventif untuk anak selama pembelajaran tatap muka seperti melakukan pemeriksaan kesehatan buah hati secara berkala.

"Saat ini vaksin memang belum bisa digunakan untuk anak di bawah 12 tahun, tapi orang tua bisa memberikan vaksinasi lengkap yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) seperti vaksin influenza," tambah dr Natasya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement