Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Manusia, Eh Kakek Ini Ternyata Diserang Beruang

Salwa Izzati Khairana , Jurnalis-Kamis, 23 September 2021 |02:04 WIB
Dikira Manusia, Eh Kakek Ini Ternyata Diserang Beruang
Seorang kakek 75 tahun korban penyerangan beruang (Foto: Soranews24)
A
A
A

PEKERJAAN mengirim surat kabar dari rumah ke rumah pada pagi hari terdengar cukup santai dan tenang, apalagi jika mengirimnya ke kota kecil di pedesaan.

Termasuk bagi seorang kakek berusia 75 tahun yang bekerja di Katagami, sebuah kota di Prefektur Akira utara Jepang. Hampir setiap hari dirinya melakoni pekerjaan ini.

Sama seperti hari-hari biasanya, pria itu mengirimkan surat kabar ke para pelanggannya. Namun, pada hari itu muncul kejadian yang tak pernah dibayangkan oleh dirinya. Sekitar pukul 03.00 dini hari, pria itu memarkir kendaraannya dan meletakkan kertas-kertas itu di kotak surat milik pelanggan.

Pria yang tak disebut identitasnya ini tiba-tiba diserang oleh sosok yang diam-diam menyelinap masuk, sesaat setelah ia meletakkan surat kabar itu. Ditekuk ke tanah, pria itu mulai melawan, mendorong dan meninju.

Karena tidak dapat melihat wajah penyerangnya dalam kegelapan, pria itu berteriak, “Siapa kamu?” tetapi penyerangnya hanya diam dan tidak menyebut namanya.

Baca juga: Beruang Menyeret Rusa di Jalan Terekam Kamera, Begini Penampakanya

Ini bukan karena ketakutannya, melainkan pada kenyataannya pria itu tengah melawan seekor beruang!.

“Saya memakai sarung tangan kerja. Jadi pada awalnya, saya tidak bisa merasakan bulunya dan saya pikir sedang berkelahi dengan manusia,” kata pria itu, melansir Soranews24.

“Ketika saya menyadari itu beruang, saya menjadi sangat takut dan saya tidak berpikir punya kesempatan untuk mengalahkannya," ujarnya.

Terlepas dari keraguan dirinya yang dapat dimengerti, pria itu mampu melakukan perlawanan yang cukup sehingga beruang itu lari, meski sempat melukai bahu dan punggungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement