Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

POGI Imbau Ibu Hamil Tidak Ragu Mendapat Vaksinasi Covid-19

Antara , Jurnalis-Rabu, 04 Agustus 2021 |08:49 WIB
POGI Imbau Ibu Hamil Tidak Ragu Mendapat Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi covid-19 untuk ibu hamil. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Ia juga mengatakan 61 persen ibu hamil yang terinfeksi covid-19 di Indonesia merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). "Ini sangat berbahaya ya. Jadi ibu hamil itu tidak merasa bahwa mereka terinfeksi," ujarnya.

"Padahal kalau kita lihat lebih jauh pada saat gelombang pertama pandemi covid-19, ibu hamil yang memerlukan rawat ICU itu mencapai kurang lebih 7 persen dan tingkat kematian sekitar 3 persen," terangnya.

Baca juga: Vaksinasi Ibu Hamil Bisa Bantu Janin Miliki Antibodi Covid-19 

Kini saat memasuki gelombang kedua, Varian Delta turut mengubah semuanya. Prof Budi menyebutkan proporsi ibu hamil yang terinfeksi di DKI Jakarta mencapai 30 persen. Sementara di Kota Surabaya, dari 120 ibu yang terinfeksi Varian Delta ada 20 orang yang meninggal dunia.

Selain itu pada kalangan tenaga kesehatan, dokter obstetri ginekolog merupakan dokter spesialis yang memiliki angka kematian paling tinggi, mencapai 47 orang se-Indonesia.

"Oleh sebab itu, kami sangat memikirkan tentang bagaimana melindungi ibu hamil ini. Salah satu yang sangat penting adalah vaksinasi," tutur Prof Budi.

Tiara Rizkita, ibu hamil berusia 25 tahun, mengaku dirinya memiliki keinginan untuk melakukan vaksinasi covid-19. Namun sayangnya, saat ini ia memasuki trimester ketiga atau sekira 38 minggu dan diperkirakan akan melahirkan dalam waktu dekat.

Baca juga: Ini Syarat Ibu Hamil Bisa Dapat Vaksinasi Covid-19 

"Kalau dalam keadaan trimester 1 sampai 2, ada keinginan untuk vaksinasi covid-19. Setelah membaca informasi dari dokter kandungan saya, memang sebaiknya vaksin. Tetapi berhubung saya dalam masa menunggu kelahiran, kira-kira tinggal seminggu lagi, sepertinya akan nanggung," ujar Tiara kepada Antara.

Meski demikian, ia masih berencana divaksin setelah melahirkan. "Ada keinginan untuk divaksin pasca-melahirkan, tentu dengan pertimbangan dokter sebab saya akan memasuki masa menyusui," pungkasnya.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement