Pihak berwenang belum bisa menjelaskan apakah perubahan warna yang tiba-tiba itu berbahaya. Namun, para pecinta lingkungan lebih mengkhawatirkan perkembangan tersebut.
Aktivis lingkungan setempat Pablo Lada, anggota Jaringan Ekologi Nasional Argentina (RENACE), mengatakan kepada Reuters dalam wawancara bahwa warna pink itu kemungkinan disebabkan oleh pewarna yang biasa diberikan petambak di sekitar danau untuk mewarnai udang yang mereka besarkan.
"Saya pikir laguna pink itu mengungkap, minimnya pengolahan limbah yang kini jadi masalah besar," kata Lada.
Para pejabat lingkungan lokal dan regional setempat sedang menyelidiki penyebabnya dan potensi kerusakan danau, namun belum menyimpulkan apapun.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.