Imunoterapi bekerja dimana Pasukan Sel-T akan bekerja memberi perlawanan akan sel kanker. "Ada mekanisme sel kanker tidak dikenali sel imunitas dan bikin kanker bertambh. Tapi tambah obat imunitas perbaiki sistem imun dan buat efektif sel T," ungkapnya.
Dokter Andhika menyebut, imunoterapi merupakan jawaban bagi pengobatan kanker dengan keampuhan maksimal tetapi memiliki efek samping minimal. Diberikan sebagai kombinasi akhir untuk perawatan kanker dan menjadi harapan hidup pasien kanker untuk hidup lebih panjang. Saat ini ia sudah menggunakannya selain untuk pasien kanker kepala dan leher juga untuk kanker payudara, kanker pankreas, dan kanker empedu.
Tiga tahun terakhir ini respon dan animo masyarakat cukup baik. Ini terutama bagi mereka yang menginginkan terapi kanker lebih nyaman dan tidak berat seperti dahulu. Sudah bisa gunakan dan tidak sebabkan perburukan atau drop pasien, paparnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.