VAKSIN Covid-19 memang menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan perlindungan dari virus Covid-19. Tidak heran jika kemudian banyak orang antre untuk divaksin.
Memang di beberapa negara seperti Indonesia, stok vaksin cukup melimpah sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Tapi berbeda dengan Singapura, yang harus membayar untuk mendapatkan vaksin.
Ramai tersiar belakangan ini, bagaimana para warga Singapura rela antre berjam-jam dan membayar biaya vaksin dari kocek mereka sendiri agar bisa divaksin dengan vaksin Covid-19 dari Sinovac.
Tak hanya antre berjam-jam dan rela membayar biaya vaksin, perjuangan seorang wanita di Singapura agar bisa mendapatkan vaksin Sinovac ini bertambah panjang. Wanita yang tak disebutkan namanya tersebut, diketahui harus merogoh uang imbalan demi bisa mengamankan spot antrean vaksin untuk dirinya.
Perempuan tersebut mengaku tak punya waktu banyak untuk mengantre vaksin Sinovac di klinik kesehatan yang berlokasi di Tampines Street 91, karena harus mengejar jadwal penerbangan.

Dari laporan Shin Min Daily News, sebelumnya perempuan tersebut sudah berusaha untuk bisa masuk ke daftar antrean janji temu untuk vaksin di delapan klinik berbeda yang menyediakan vaksin Sinovac.
Tapi sayangnya semua gagal, hanya satu klinik yang mengabarkan bahwa mereka bisa mempertimbangkan dirinya untuk masuk ke daftar antrean, sembari meminta wanita itu menunggu telefon dari pihak klinik.
Ketika disarankan untuk mengantre di depan klinik sejak pukul 2 dini hari, wanita itu mengaku ia tak punya cukup waktu untuk mengantre karena ada jadwal kelas yang harus ia hadiri.
Sampai akhirnya ia menyerukan kepada kerumunan ia akan memberikan imbalan 300 dollar Singapura untuk menggantikan posisi dirinya agar menempati spot antrean alias menjadi joki.