Mengutip The Independent Singapura, awalnya orang-orang setempat tak menggubris tawarannya tersebut, hingga wanita yang tak mau disebut namanya itu langsung menaikkan jumlah imbalannya menjadi 1.000 dollar Singapura atau sekira Rp10,7 juta.
Tak sia-sia merogoh kocek lebih dalam, tidak lama kemudian seseorang langsung bersedia mau menjadi joki antrean vaksin wanita tersebut.
Sebagai informasi, vaksin Covid-19 jenis Sinovac memang tengah menjadi hot demand di kalangan warga Singapura dibandingkan dua jenis vaksin lain, Pfizer dan Moderna yang disediakan secara gratis oleh pemerintah Singapura.
Demi mendapatkan vaksin Sinovac, ratusan warga Singapura ramai antre di sekira 24 klinik kesehatan swasta yang telah disetujui pemerintah Singapura, agar bisa mendapatkan jadwal vaksinasi memakai vaksin buatan PT Sinovac Biotech Ltd asal Cina tersebut.
Nah, jika warga Singapura saja rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk mendapatkan vaksin, masa iya di Indonesia yang gratis tidak mau ikutan?
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.