6. Prioritaskan kebahagiaan
Merasa bahagia dapat meningkatkan umur panjang anda secara signifikan. Faktanya, individu yang lebih bahagia mengalami penurunan 3,7% dalam kematian dini selama periode penelitian 5 tahun. Tinjauan terhadap 35 penelitian menunjukkan bahwa orang yang bahagia dapat hidup hingga 18% lebih lama daripada rekan mereka yang kurang Bahagia.
7. Hindari stres dan kecemasan kronis
Kecemasan dan stres dapat menurunkan umur anda secara signifikan. Misalnya, wanita yang menderita stres atau kecemasan dilaporkan dua kali lebih mungkin meninggal dibandingkan karena penyakit jantung, stroke, atau kanker paru-paru. Demikian pula, risiko kematian dini hingga tiga kali lebih tinggi untuk pria yang cemas atau stres dibandingkan dengan pria yang lebih santai.
8. Peliharalah lingkaran sosial
Peneliti melaporkan bahwa bersosialisasi yang sehat dapat membantu anda hidup hingga 50% lebih lama. Faktanya, hanya memiliki 3 grup sosial dapat menurunkan risiko kematian dini hingga lebih dari 200%. Studi juga menghubungkan jejaring sosial yang sehat dengan perubahan positif pada fungsi jantung, otak, hormonal, dan kekebalan, yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
9. Pola tidur yang baik
Tidur sangat penting untuk mengatur fungsi sel dan membantu tubuh anda pulih. Sebuah studi baru-baru ini melaporkan bahwa umur panjang kemungkinan terkait dengan pola tidur yang teratur, seperti tidur dan bangun diwaktu yang sama setiap hari. Durasi tidur juga tampaknya menjadi faktor penyebabnya, karena terlalu sedikit tidur atau sebaliknya terlalu banyak tidur, dapat berbahaya. Misalnya, tidur kurang dari 5–7 jam per malam dikaitkan dengan risiko kematian dini 12% lebih besar, sementara tidur lebih dari 8–9 jam per malam juga dapat menurunkan umur anda hingga 38%.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.