Setelah bahan sudah siap, cetakan dipanaskan terlebih dahulu selama 5 menit. Setelah itu, cetakan diolesi minyak supaya tidak lengket. Bahan wadai bingka langsung dituangkan ke cetakan yang sudah dipanaskan sesuai ukurannya. Penutup cetakan sebelum digunakan terlebih dahulu dipanggang atau dipanaskan selama 10 menit.
"Harga wadai bingka bervariasi. Bingka beras Rp20 ribu, bingka kentang Rp30 ribu, bingka kelapa muda Rp40 ribu. Sedangkan bingka durian Rp50 ribu. Ada sembilan karyawan yang membantu pembuatan wadai bingka. Setelah selesai, wadai bingka langsung diantar ke kedai di Jalan Sukma Aria Ningrat, depan Masjid Nurul Qolbi," papar Nur Hasanah.
Sejak awal bulan puasa sampai sekarang, ia menyatakan mendapat omzet mencapai puluhan juta rupiah dari penjualan wadai bingka khas Pangkalan Bun ini.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.