Dalam penelitian yang dilakukan terhadap 379 orang dewasa muda di Singapura, terungkap bahwa partisipan yang dibohongi saat masih anak-anak lebih cenderung menyembunyikan sesuatu dari orangtuanya saat dewasa. Selain itu, mereka tumbuh menjadi lebih egois dan mengalami lebih banyak rasa bersalah dan malu. Mereka bahkan kesulitan menghadapi tantangan psikologis dan sosial.
3. Hasil dari penelitian
Di akhir penelitian disimpulkan bahwa orangtua yang berbohong menempatkan anak-anak mereka pada risiko yang lebih besar untuk mengembangkan beberapa masalah perilaku seperti agresi, pelanggaran aturan, dan perilaku mengganggu. Namun ada beberapa batasan dalam penelitian ini, seperti hanya mengandalkan versi dewasa muda tentang pengalaman pribadi mereka tentang kebohongan orangtua. Diperlukan lebih banyak penelitian di mana masukan dari orangtua juga dapat dipertimbangkan.
Baca juga: Ini Cara Paula Verhoeven Optimalkan Pertumbuhan Kiano di Masa Emasnya