Baca Juga : Promosikan Nikah Dini dan Poligami, Aisha Wedding Terancam Pasal Berlapis
Jika alasan Aisha Wedding menyediakan platform tersebut untuk membantu orang tua menyelesaikan masalah anaknya di dunia yang semakin kejam, Mei menilai itu sangat amat keliru. Terlebih, ajakan tersebut membawa serta unsur agama tertentu.
"Kalau alasan Aisha Wedding ingin anak-anak di zaman sekarang tidak terjerumus ke perbuatan hina atau perilaku bebas, itu harus dikembalikan lagi ke keluarga (orangtua), mereka yang memiliki kewajiban untuk memberikan penanaman nilai-nilai agama dan modal, serta memastikan anak mereka berada di lingkungan yang baik," terangnya.
Mei melanjutkan, dengan begitu nikah usia anak sama sekali bukan solusi yang tepat, malah akan membuat masalah baru. "Kalau mau kembali ke agama, maka pendidikan agama itu harus dimulai dari keluarga, enggak usah salahin lingkungan, masyarakat, atau salahin siapa pun sehingga menjadi pembenaran pernikahan usia anak," sambungnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.