Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Aisha Wedding Promosikan Pernikahan Anak, Ini Kata Psikolog

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |13:37 WIB
Heboh Aisha Wedding Promosikan Pernikahan Anak, Ini Kata Psikolog
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

Heboh Aisha Wedding di media sosial yang mempromosikan pernikahan anak, yaitu 12 tahun. Tidak hanya itu, website tersebut menawarkan pernikahan siri dan poligami.

Masyarakat geram dengan informasi yang disampaikan Aisha Wedding, terlebih orang di balik website tersebut membawa-bawa unsur agama tertentu. Hal tersebut membuat publik semakin panas.

Bahkan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga geram dengan aksi tersebut. Menurutnya, promosi yang dilakukan Aisha Wedding bertentangan dengan undang-undang pernikahan yang ada di Indonesia.

Pernikahan

"Pernikahan di Indonesia sudah diatur dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 16 tahun 2019 yang menyebutkan Perkawinan diizinkan apabila perempuan dan laki-laki sudah berumur 19 tahun. Promosi Aisha Weddings tersebut juga telah melanggar dan mengabaikan pemerintah dalam melindungi dan mencegah anak menjadi korban kekerasan dan eksploitasi seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 17 tahun 2016," terang Menteri Bintang dalam keterangan resminya, Rabu (10/2/2021).

Sementara itu, Psikolog Klinis Meity Arianty berkomentar dalam ranahnya mengenai usia anak yang tidak sepatutnya sudah mengurusi masalah rumah tangga.

"Dari teori perkembangan anak, usia 12 tahun masih termasuk dalam kategori anak. Bisa dibayangkan, anak SD yang seharusnya masih belajar mengurus dirinya sendiri, masih galau, masih labil, dipaksa menikah dan melayani orang lain, serta menjalani rumah tangga. Kita sudah ada di tahun berapa untuk kembali ke zaman dulu," papar Mei melalui pesan singkat, Kamis (11/2/2021).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement