Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wisatawan Mancanegara Turun Drastis, Menparekraf Adopsi Konsep Travel Bubble

Wilda Fajriah , Jurnalis-Sabtu, 23 Januari 2021 |12:51 WIB
Wisatawan Mancanegara Turun Drastis, Menparekraf Adopsi Konsep <i>Travel Bubble</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau.

Hal itu dilakukan dalam upaya meninjau penerapan protokol kesehatan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Menparekraf melanjutkan peninjauan ke kawasan Nongsa pada Jumat 22 Januari 2021. Nongsa merupakan kawasan pariwisata yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai pilot project sebagai penerapan adaptasi kebiasaan baru oleh Pemerintah Kota Batam.

Lokasi yang ditinjau Menparekraf adalah Nongsa Marina Point & Resort, salah satu destinasi yang menjadi favorit wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Lokasi ini memiliki marina yang bisa menjadi lokasi sandar wisatawan yang menggunakan yacht. Resort ini juga dilengkapi amenitas lain seperti lapangan golf berstandar internasional.

"Saat ini saya meninjau Nongsa Point Marina. Dari penjelasan yang saya dapatkan, kita mengalami keadaan yang cukup berat akibat dampak dari pandemi," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga

GM Nongsa Point Marina & Resort, Erhard M. Rueber menjelaskan, wisatawan mancanegara, khususnya asal Singapura merupakan pasar terbesar di unit atraksi dan amenitas miliknya. Namun sejak pandemi, jumlahnya menurun signifikan.

"Jumlah wisatawan mancanegara menurun drastis, saat ini kami fokus pada wisatawan nusantara dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata Erhard.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif pada Januari-November 2020, jumlah kunjungan wisman ke Kepri turun 84,08 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Yaitu dari 2.587.881 kunjungan menjadi 411.913 wisatawan.

Wisatawan mancanegara (Wisman) berkebangsaan Singapura merupakan yang paling banyak berkunjung ke Kepri pada periode tersebut. Yakni 44,82 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Kepri atau sebanyak 184.633 wisatawan.

Menparekraf pun optimis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batam, dan Kepulauan Riau pada umumnya dapat segera bangkit dengan semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement