Ia melakukan simulasi tersebut bersama Fitra Eri, yang ditunjuk sebagai co-pilot. Mereka mencoba mengikuti data penerbangan Sriwijaya Air tersebut yang terdapat pada FlightRadar24. Di ketinggian yang sama, Fitra diminta bertindak seolah akan menjatuhkan paksa pesawat.
"Di sini kan ada kapten, kapten tidak akan setuju (co-pilot menjatuhkan pesawat secara sengaja). Dia akan lawan. Ini kontrolnya akan bisa dilawan," ungkap Vincent Raditya.
Baca Juga: Kisah Pramugari Laura Lazarus Lolos dari Kecelakaan Pesawat, Bikin Ashanty Tercengang
Ia juga menambahkan bahwa tidak setuju kalau pesawat tersebut dijatuhkan dengan sengaja karena peluangnya sangatlah kecil. Secara teknis pun, rentan waktu yang dibutuhkan juga sangat lama.
Meninjau dari data flight radar simulator pesawat yang digunakan, Vincent menyebut kecil kemungkinan adanya sabotase tersebut.
"Kecil kemungkinan apabila penerbangan ini dipaksakan dengan sengaja untuk dijatuhkan, baik itu dalam bentuk sabotase ataupun hijacking dari siapapun itu," tandasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.