Pernyataan CDC tersebut pun diamini American College of Obstetricians and Gynecologists dan Society for Maternal-Fetal Medicine (SMFM). Kedua organisasi tersebut merekomendasikan pasien untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka tentang risiko dan manfaat vaksin sebelum memutuskan untuk divaksin.
Juru Bicara SMFM, dr Jacqueline Parchem, yang siap melahirkan pada Februari 2021 pun memperlihatkan foto dirinya baru saja disuntik vaksin Covid-19 di Twitter belum lama ini. "Saya disuntik vaksin Covid-19 untuk semua orang hamil," tulisnya di keterangan foto.

Ada maksud di balik keputusannya membagikan momen penting tersebut di media sosial. Pertama, untuk menawarkan jaminan keamanan dan tujuan lainnya adalah untuk menunjukkan pada semua ibu hamil bagaimana kondisi tersebut tidak usah khawatir untuk divaksin Covid-19.
"Kami berada dalam masa yang sangat sulit ketika orang-orang sulit membedakan mana informasi yang benar, mana yang salah, mana informasi yang bisa dipercaya, mana yang tidak," kata Parchem. "Dan kami hadir untuk masyarakat untuk menjawab keraguan. Karena itu saya berani divaksin dan saya bagikan momen tersebut di media sosial," terangnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.