Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deconstructed Chocolate Pie Aziz MasterChef Dinilai Gagal, Gimana Cara Tepat Olah Dark Chocolate?

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 20 November 2020 |18:00 WIB
Deconstructed Chocolate Pie Aziz MasterChef Dinilai Gagal, Gimana Cara Tepat Olah Dark Chocolate?
Aziz MasterChef Indonesia (Foto : rctiplus.com)
A
A
A

Pada babak dark ingredients challenge, para peserta harus membuat masakan dari bahan makanan berwarna gelap seperti ayam cemani, dark chocolate atau coklat hitam, serta beras hitam. Nah, salah satu peserta MasterChef Indonesia Season 7, Aziz, mendapatkan challenge untuk mengolah dark chocolate.

Aziz pun memutuskan untuk membuat deconstructed chocolate pie. Sayangnya, makanan tersebut dinilai gagal oleh Chef Juna. Selain platingnya gagal, rasa dark chocolatenya juga tidak terhighlight.

Aziz MCI

"Kalau menurut saya itu masih pucat. Pengolahan cokelat juga kurang," kata Chef Juna saat menilai masakan Aziz.

MasterChef Indonesia

Ternyata, mengolah dark chocolate memang susah-susah gampang ya. Tetapi menurut The Pruce Eats, ada 5 resep mengolah dark chocolate menjadi makanan yang enak dan cantik.

Dark Chocolate Pots de Creme

Makanan penutup ini dapat dibuat untuk merayakan pesta dengan penampilannya yang elegan. Pots de creme ini menggunakan dua jenis cokelat untuk kedalaman dan kekayaan yang tidak bisa Anda dapatkan dari satu cokelat saja. Dinginkan di lemari es setidaknya selama beberapa jam hingga siap disantap.

Kue

Baca Juga : Minum Teh Tanpa Gula Bikin Lidah Lebih Peka Rasa? Ini Kata Juri MasterChef Indonesia

Dark Chocolate Molten Lava Cakes

Satu-satunya hal yang lebih baik daripada dark chocolate cake adalah kue dengan bagian tengah yang lengket dan hangat. Sajikan kue lava cair hangat dari oven untuk hidangan penutup yang benar-benar menarik. Taburi dengan es krim vanila atau krim kocok yang bagus untuk kontras yang bagus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement