Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melestarikan Gerabah Peninggalan Leluhur Sentani

Edy Siswanto , Jurnalis-Selasa, 13 Oktober 2020 |07:04 WIB
Melestarikan Gerabah Peninggalan Leluhur Sentani
Gerabah karya warga Desa Abar, Sentani, Papua (Foto: Edy Siswanto/Okezone.com)
A
A
A

"Saya membuat gerabah ini dari kecil, dulu bantu mama saya. Saya belajar membuat gerabah dari mama. Saya juga mewarisi alat-alat yang dipakai untuk membuat gerabah itu. Dalam membuat gerabah, semua saya kerjakan sendiri. Dari mengambil tanah liat di lereng bukit sebelah barat Kampung Abar, memilih tanah liat yang terbaik, dan membawanya pulang dengan noken. Sampai dirumah didiamkan dulu beberapa hari supaya asamnya hilang," kata dia.

Bahan tanah liat tersebut lanjut dia, langsung bisa digunakan setelah beberapa hari didiamkan. Ini pula yang dilakukan nama-nama di kampung Abar. Mencari dan membuat sendiri gerabah itu.

"Mama-mama pengrajin membuat gerabah di rumah masing-masing, jadi tidak berkerumun atau berkumpul dalam satu tempat. Gerabah yang saya buat lebih banyak Sempe, wadah untuk membuat papeda dan makan papeda atau piring tanah liat untuk menyajikan ikan," jelasnya.

Selain untuk wadah makanan, Mama Berbie menyebut Gerabah Sampe juga digunakan untuk merebus ramuan obat oleh masyarakat. Bahan dari tanah liat membuat kandungan ramuan diyakini tidak hilang saat direbut. Diakuinya, gerabah yang dulunya dibuat untuk dirinya sendiri, kini telah menjadi penghasilan tambahan untuknya dengan dipasarkan ke warga sekitar.

"Dari Kota Jayapura dan Sentani, ibu-ibu kadang ada yang memesan Sampe periuk untuk merebus ramuan. Ramuan yang direbus menggunakan wadah tanah liat lebih sehat, dan zat yang terkandung dalam ramuan tersebut tidak hilang. Ya, puji Tuhan, warisan leluhur ini bisa memberi kami kehidupan," kata dia.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement