Berjalannya waktu, rupanya kini banyak juga batik printing yang menyerupai batik cap. Jadi, batik printing terlihat sangat halus sampai-sampai susah membedakan mana batik printing, mana batik cap.

Namun, secara sederhananya, kalau yang namanya batik printing itu, ketika dibalik kainnya, kata Novita, maka warna kain hanya putih. Berbeda dengan yang namanya batik tulis, mau dibolak-balik, ya, motifnya muncul dan indah.
"Jadi, kita sebagai bangsa Indonesia menilai batik itu harusnya bukan sekadar mengagumi keindahan motifnya, tetapi harus menghargai proses penciptaannya. Karena di setiap kain batik ada yang namanya cita rasa dan ketekunan para pengrajin," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)