Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangan Anak Berusia 3 Tahun Lawan Kanker Demi Bisa Makan Waffle

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 13 Januari 2020 |14:02 WIB
Perjuangan Anak Berusia 3 Tahun Lawan Kanker Demi Bisa Makan Waffle
Ilustrasi (Foto : Smart Parenting)
A
A
A

Perjalanan Mia melawan kanker

Di usia satu tahun setengah, Mia harus menerima fakta bahwa dirinya mengidap kanker yang disebut dengan nama leukimia limfoblastik akut sel-T. Penyakit itu diketahui setelah biopsi dilakukan.

Dijelaskan Teresa pada laman CHOP.edu, Mia harus menjalani kemoterapi selama satu bulan lamanya. Setelah itu, Mia diperbolehkan melakukan rawat jalan.

Tapi sayang, keputusan itu malah membuatnya kembali bermasalah. Ya, tubuh Mia mengalami infeksi bakteri E.Coli dan karena itu gadis kecil itu harus menjalani perawatan medis kembali di rumah sakit selama empat minggu.

"Setiap kali Mia masuk rumah sakit, tubuhnya semakin melemah dan dia akan kehilangan satu per satu kemampuan dasar tubuhnya dan karena itu, dia harus belajar kembali," tutur Teresa.

Anak Sakit

Setelah melewati pengobatan dan kemoterapi, Mia pun dinyatakan sudah bebas dari perawatan medis. Tapi, tepat pada Hari Ibu di 2016, kanker di tumbuhnya aktif kembali. Tangis Teresa pecah, ia tak kuasa menerima cobaan yang begitu berat pada anaknya tersebut.

Di pengobatan kali ini, Mia harus menjalani transplantasi sel induk (SCT). Kemoterapi dan radiasi rutin dilakukan Mia untuk mempersiapkan prosedur berjalan dengan baik. Karena sistem kekebalan tubuh Mia lemah, ia tak diizinkan melakukan kontak langsung dengan banyak orang.

Di momen ini, cerita Teresa, Mia sudah cukup umur untuk memahami situasi yang sedang dia alami. Mia banyak menangis dan selalu minta pulang. Dia terisolasi dari kehidupan.

"Meski ada terapi bermain dan terapi seni di kamarnya, Mia tetap saja merasa sedih. Ia tidak bisa menikmati hidupnya selayaknya anak-anak seusia dia. Mia pun lebih sering bertemu orang dewasa, termasuk kami orangtuanya, pun perawat yang mengurusnya," keluh Teresa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement