Apa yang dialami keluarga ini bisa menjadi pelajaran untuk semua orangtua bahwa ketika anak demam tinggi hingga 37,78 derajat celsius, harus segera diperiksa dokter. Sebab, bisa saja itu adalah tanda bahwa di dalam tubuh si anak sedang tumbuh sel kanker.
Ya, begitulah yang dialami Teresa. Ia awalnya tak menganggap serius suhu tubuh tinggi anaknya, Mia, yang berusia satu tahun. Asumsinya mutlak; Semua balita mengalaminya. Padahal, itu adalah awal dari masalah kanker serius dalam tubuh Mia.
Sikap abai tersebut membuatnya sedih bukan kepalang. Sebab, setelah dirinya pulang bekerja sekira pukul 8 malam, kondisi kesehatan Mia tak membaik.
Teresa dan suaminya, Mike, panik bukan main. Akhirnya ia langsung membawa Mia ke dokter anak, tapi tidak membuahkan hasil. Tangis pecah tak terbendung, Teresa akhirnya membuat janji dengan dokter spesialis di Children's Hospital of Philadelphia (CHOP).

Bukan hanya satu dokter spesial yang dikontek Teresa, tapi tiga sekaligus; ahli reumatologi, ahli hematologi, dan ahli onkologi. Pemeriksaan dilakukan seluruhnya, tapi lagi lagi hasilnya nihil. Bahkan, suhu tubuh Mia terus memburuk sampai di 39 derajat selsius. Kejadian ini terjadi pada November 2014.
Teresa dan Mike pun bingung harus bagaimana sekarang. Saat kebingungan itu merasuki pikiran mereka, tubuh Mia memberi tanda. Ya, gejala baru muncul seperti timbul bintik-bintik kecil di kulit Mia, tanda itu bundar dan berwarna coklat keunguan yang dikenal sebagai Petechiae.
Setelah tanda itu muncul, dokter anak yang mengurusi Mia membawa bocah berusia satu tahun tersebut ke UGD dan hasil pemeriksaan menunjukan bahwa di dalam tubuh Mia berkembang sel kanker. Jadi, demam berminggu-minggu yang dialami Mia adalah reaksi tubuhnya melawan sel kanker tersebut.