Kontroversi Film Joker masih berlanjut setelah sebuah foto mendadak viral di media sosial. Dalam foto tersebut, seorang wanita tampak membawa poster bertuliskan, "Orang Jahat Adalah Orang Baik yang Tersakiti,".
Setelah nonton Joker dan melihat banyak yang ngomong :
— Nago Tejena 🧙 (@nagotejena) October 5, 2019
"oRanG jaHaT adAlaH oRanG bAiK yaNg tERsaKiTi"
Kini saatnya buat thread
🤡 JOKER DAN VIKTIMISASI 🤡
- utas tanpa spoiler yang menceritakan bagaimana orang2 menggunakan #JokerFilm sebagai tameng keburukan dalam hidupnya - pic.twitter.com/sDxuJNUvM4
Poster ini rupanya memicu perdebatan di kalangan netizen Indonesia. Dalam sebuah utasan yang diunggah oleh akun Twitter @nagotejena, ia mengaku tidak setuju dengan pernyataan wanita yang ada di dalam foto tersebut karena.
"Sejujurnya saya tidak begitu setuju dengan quotes-quotes ini.. Kenapa? Simpelnya, karena kita begitu mudah menggunakan kata "baik" untuk menutupi "kelemahan" kita," tegas Nago.
Nago memberikan contoh ketika seorang anak SMA terpaksa memberikan contekan kepada teman-teman kelasnya karena tidak bisa menolak. Dari contoh kasus ini ia menarik kesimpulan bahwa masih banyak individu yang tidak mampu mengemukakan argumennya, tidak mampu melawan pendapat orang lain, dan tidak mempertahankan diri sendiri.
"Aliha-alih mengakui bahwa kita masih lemah, kita berlindung dengan label "baik".. dan menyalahkan society yang "buruk"," tambahnya.