Iwet mengatakan, sekarang ini rata-rata ibu milenial menganggap mengenakan batik itu tidak praktis. Padahal, anak mencontoh perilaku dari orangtuanya. Apabila orangtuanya saja enggan memakai batik, maka tidak menutup kemungkinan anaknya melakukan hal yang sama.

“Jadi kalau mau rasa cinta terhadap batik itu muncul kepada anak-anak, biasakan mereka melihat orangtuanya memakai batik. Bisa juga anak memakai peralatan sehari-hari seperti peralatan makan yang memiliki motif batik,” terang Iwet.
Untuk membantu orangtua melestarikan batik dan menumbuhkan rasa cinta di dalam diri anak-anaknya, Iwet bekerja sama dengan Pigeon selaku brand produk perlengkapan bayi untuk meluncurkan botol dan peralatan makan dengan motif batik yang memiliki filosofi mendalam. Ada beberapa motif karakter yang diciptakan oleh Iwet yaitu Phoenix (Lok Can), Sulur (rumput), merak, kupu-kupu, dan bangau.