Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dianggap Tak Adil saat Penjurian, Chef Juna: Saya Gak Peduli, Bodoamat

Anggun Tifani , Jurnalis-Minggu, 05 Mei 2019 |00:52 WIB
Dianggap Tak Adil saat Penjurian, Chef Juna: Saya <i>Gak</i> Peduli, <i>Bodoamat</i>
A
A
A

"Penilaian utama itu pada saat pressure test, kita men-judge yang ada pada saat itu. Jujur saya di antara 5 besar peserta yang sekarang, ada tiga diantara mereka kita tidak sangka, tapi mereka berkembang dan layak di top five," ungkapnya.

Chef yang dikenal tegas ini menambahkan, strategi yang harus dilakukan peserta untuk bertahan pada kompetisi MasterChef Indonesia, yakni harus menjadi yang paling terbaik pada setiap tantangan yang diberikan juri.

"Strateginya adalah no one is save, jadilah pemenang di setiap tantangan. Kedepannya harapannya Masterchef Indonesia tetap menjadi program nomor satu, yang mengedukasi masyarakat umum mengenai edukasi kuliner," tutupnya.

Hingga kini, keseruan MasterChef Indonesia masih berlangsung dan menyisakan Top 5 peserta diantaranya, Kai, Lita, Bukhori, Fani dan Elin. Program masak yang ditayangkan RCTI ini sudah tayang selama 5 musim dan dapat terus disaksikan setiap hari Minggu pukul 15.30 WIB.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement