Selain faktor-faktor diatas, beberapa penelitian yang pernah dilakukan dengan metode pemeriksaan MRI pada otak pecandu game, menemukan adanya perubahan struktur dendrit sel-sel di otak. Perubahan ini yang nantinya mengakibatkan masalah pengontrolan perilaku pada seseorang.
Kendati demikian, bermain video game tidak melulu menimbulkan dampak negatif bagi para pelakunya. Meity mengatakan, video game juga memiliki dampak positif untuk membuat otak menjadi lebih aktif dalam berpikir, lebih mudah meluapkan emosi, meningkatkan konsentrasi dan kreativitas.
“Tapi perlu ditekankan sekali lagi, ketika seseorang sudah sampai pada tahap kecanduan video game. Otak mereka biasanya tidak memiliki waktu istirahat yang cukup sehingga menimbulkan gangguan emosi dan stres. Perilaku mereka juga akan menjadi lebih agresif, pola hidu mereka pun akan terganggu,” tukasnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.