
Tren gila dan berbahaya ini biasanya digunakan untuk menunjukkan komitmen mereka sebagai pasangan. Bahkan petugas medis pun mengungkapkan bahwa proses ini cukup berbahaya karena berbagai alasan. Oleh sebab itu mereka tidak merekomendasikannya.
Menurut mereka, tindakkan seperti ini bisa menyebabkan luka seumur hidup dan mereka akan memiliki luka terbuka yang akan membuat tidak nyaman dalam melakukan tugas sehari-hari. Meski terlihat sangat menyakitkan, namun tren ini marak dilakukan para anak muda di beberapa media sosial, agar bisa mendapatkan ketenaran.

(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.