"Hanya saja harus diberikan pemahaman kalau itu nggak apa-apa, bagaimana pun itu sudah terjadi, itu bukan sesuatu yang bisa ditarik mundur. Saya biasanya akan berkata ini ke si anak; 'Kamu masih punya masa depan dan hidup yang berkualitas. Tenang, kamu tidak akan menulari apa pun asal kamu minum obat secara teratur'," papar Psikolog Anna.
Lebih lanjut, orangtua jangan anggap masalah ini sebagai itu kutukan, tapi anggap itu sesuatu yang bisa di maintance, karena adanya obat HIV bisa membuat pasien tetap memiliki kehidupan yang berkualitas.
(Martin Bagya Kertiyasa)