KOMISI Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung memberikan informasi terbaru terkait kasus HIV di Bandung. Diketahui selain mahasiswa, kasus positif HIV juga didominasi ibu rumah tangga (IRT).
Ini berdasarkan data yang diperoleh KPA. Hampir seperempat dari data positif tes HIV di Bandung berasal dari mahasiswa dan IRT. Data di atas, diketahui merupakan akumulasi dari 1991 hingga 2021.
Menurut Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung, Sis Silvia Dewi, penyebaran yang masif itu terjadi karena 3 cara penularan. Pertama dari air susu ibu (ASI), penggunaan jarum suntik atau narkoba, kemudian hubungan seksual yang mana salah satu di antaranya ada yang mengidap HIV.
HIV merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. HIV yang tidak diobati mempengaruhi dan membunuh sel CD4, yang termasuk jenis sel kekebalan yang disebut sel T.
Jika CD4 menurun akan menyebabkan komplikasi berat. Dikutip dari Healthline, Senin (29/08/2022), ada beberapa komplikasi berat yang dapat dialami pengidap HIV dengan imun rendah. Simak ulasannya!
7. Herpes simpleks (kronis)

Herpes simpleks atau kronis menghasilkan luka merah dan menyakitkan yang muncul di mulut atau area genital. Meskipun tidak ada obat untuk penyakit ini, namun tersedia obat-obatan untuk meringankan beberapa gejala.
6. Toksoplasmosis
Infeksi parasit ini biasanya menyerang orang dengan jumlah CD4 di bawah 200. Perawatan profilaksis digunakan sebagai tindakan pencegahan bagi orang yang memiliki jumlah CD4 rendah.
5. Sarkoma Kaposi
Ini adalah komplikasi berat karena sudah menjadi kanker. Kanker sarkoma kaposi sering muncul dengan lesi oral atau lesi yang menutupi permukaan kulit. Perawatan saat ini termasuk radiasi dan kemoterapi untuk mengecilkan tumor. Terapi antiretroviral juga digunakan untuk meningkatkan jumlah CD4 tubuh.