Terlepas dari itu, ulat sagu merupakan salah satu hewan khas Provinsi Papua. Tak jarang ulat sagu dikonsumsi dalam keadaan masih hidup. Bahkan ulat sagu sering kali dijadikan sebagai camilan masyarakat Papua.
Meski sebagain besar orang merasa jijik dengan makanan ini, ulat sagu dianggap sebagai makanan yang kaya nutrisi. Makanan khas masyarakat Indonesia wilayah timur ini mengandung protein, karbohidrat, asam lemak omega 3, 6, dan 9, serta asam amino.
Baca Juga : Bak Milea dan Dilan, Jokowi Bonceng Iriana Naik Honda CB100 saat Pacaran
Selain dimakan hidup-hidup, ulat sagu juga dapat dimakan setelah diolah dengan cara dibakar, ditumis, digoreng dan dijadikan sate. Rasanya pun manis, asin, renyah di luar dan lunak di dalam.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.