Dirinya memang sudah lama menghabiskan waktu untuk meneliti batuk. Selama bertahun-tahun Profesor Alyn mencoba menemukan obat terbaik. Hal itulah yang mendasarinya melakukan penelitian terhadap 163 pasien yang memiliki gangguan kesehatan batuk. Hasilnya pasien yang minum obat berbasis cokelat mengalami peningkatan penyembuhan yang signifikan dalam dua hari.
Sebenarnya ini bukan penelitian pertama yang menunjukkan cokelat dapat meredakan batuk. Sebelumnya para peneliti di Imperial College, London menemukan theobromine, alkaloid dalam kakao, lebih baik dalam menekan keinginan untuk batuk daripada kodein. Bahan tersebut sering digunakan dalam obat batuk.
BACA JUGA : Tersebar Video Bahaya Coca Cola, Simak Dulu Fakta Ini!
Lantas, bagaimana sebenarnya cokelat bisa membantu mengatasi batuk? Menurut ahli lainnya, mengisap sepotong cokelat bisa memberikan sedikit kelegaan pada tenggorokan. Tapi cokelat akan bekerja lebih efektif dalam meredakan batuk apabila dikombinasikan dengan bahan obat lainnya. Tertarik untuk mencoba?
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.