PASANGAN viral bule Inggris Polly Alexandra dan Nur Khamid asal Muntilan hangat diperbincangkan publik beberapa hari belakangan. Mereka berdua bahkan mengklarifikasi hubungan keduanya dari masa pacaran sampai akhirnya menikah.
Nur sangat beruntung bisa meminang perempuan asal Manchaster, Inggris tersebut. Ternyata hubungan keduanya tidak sebatas langsung menikah, tapi menjalani asmara selama 1,5 tahun terlebih dulu.
Dalam sebuah tayangan variety show, Kamis (20/11/2018), Polly dan Nur jadi bintang tamu. Polly hadir mengenakan dress brokat putih tanpa lengan, lalu ada kombinasi belahan di bagian kaki. Sementara Nur tampil kasual pakai kemeja pantai sambil bawa papan selancar.
Baca Juga: Seksinya Penampilan Polly Alexandria, Bule Inggris yang Dinikahi Pria Muntilan

Mereka secara blak-blakan membeberkan kisah cintanya, yang mana Pulau Dewata jadi saksi hubungan mereka. Jawabannya so sweet banget!
"Kapan pertama kali jatuh cinta?," tanya Ivan Gunawan.
"Kita ketemunya di pantai, Polly saat itu lagi berjemur dan saya godain," ujar Nur.
"Awalnya saya diusir, tapi akhirnya jadi ngobrol," sambung Polly.
Setelah pertemuan itu, akhirnya Polly dan Nur saling memperkenalkan diri. Benih-benih cinta muncul ketika itu, sampai berlangsung lama.
Menariknya meski Polly sempat kembali ke Inggris dan Nur pulang kampung ke Muntilan, mereka lancar berkomunikasi lewat media sosial. Setiap hari, mereka tak pernah absen WhatsApp dan video call. "Saya pulang ke Inggris untuk bersekolah, tapi hubungan dengan Nur tidak putus," ucap gadis manis itu.
Rupanya, Polly dan Nur sama-sama nyaman menjalin hubungan, sekira 1,5 tahun. Niat Nur untuk menikahi Polly pun muncul di benaknya. "Pertama kali nikah, izin sama ibunya di media sosial buat melamar anaknya," beber Nur.

Lalu, lelaki berkulit gelap itu langsung menawari sang kekasih untuk melanjutkan hubungan serius ke pelaminan. Sebelum resmi menikah di KUA, ternyata keduanya mengaku sempat nikah siri lho!
"Saya bilang sama Polly, pas kamu balik ke Bali, kita halalin dulu, program nikah siri dan baru nanti urus negara," tambahnya.