Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Tidak Sarapan Bisa Turunkan Berat Badan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 30 November 2018 |01:30 WIB
Benarkah Tidak Sarapan Bisa Turunkan Berat Badan?
Ilustrasi (Foto: Healthcare)
A
A
A

Jadi, jangan selalu berpikir bahwa sarapan meningkatkan metabolisme Anda dan itu sebenarnya tidak mengarah pada penambahan berat badan berikutnya. Selain itu beberapa orang mempercayai mitos bahwa melewatkan sarapan akan membuat Anda makan lebih banyak pada waktu makan siang.

 (Baca Juga:Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Diam-Diam Mematikan)

Pada kenyataannya, tidak ada perbedaannya orang yang melewatkan sarapan, bahkan jika Anda cenderung makan lebih banyak, hal itu tidak akan benar-benar mengompensasi sarapan yang hilang. Alhasil Anda tidak akan mendapatkan kembali kalori.

Jadi kesimpulannya, melewatkan sarapan tidak benar-benar membuat Anda kehilangan berat badan Anda. Tidak sarapan bisa membantu Anda menurunkan berat badan, dengan syarat Anda mengikuti aturan puasa intermiten di mana metode 16/8 dipraktekkan.

Metode ini memungkinkan Anda untuk makan dari jam makan siang hingga makan malam dan berpuasa selama 16 jam. Melakukan hal ini benar-benar dapat mengurangi asupan kalori, meningkatkan kesehatan metabolik dan meningkatkan penurunan berat badan. Jadi, tidak masalah jika melewatkan sarapan, selama Anda memiliki makanan yang sehat dan lengkap sepanjang hari.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement