SARAPAN jadi tahapan rutinitas paling penting setiap hari sebelum memulai aktivitas. Keutamaan sarapan tidak hanya pada waktunya saja, tapi juga kandungan gizi pada makanan yang disantap.
Bagi anak-anak sarapan juga tidak kalah penting. Kandungan gizi dalam menu sarapan anak pun mesti ibu perhatikan, karena anak butuh gizi yang dapat mendukung aktivitas dan konsentrasi di sekolah.
"Setiap manusia butuh makanan dan minuman yang bergizi saat sarapan, butuh karbohidrat, protein, lemak, berbagai vitamin, dan mineral serta air yang memudahkan tubuh untuk mencerna makanan. Namun, dari banyaknya gizi yang diperlukan, jumlah karbohidrat dibutuhkan paling banyak," jelas Prof. Dr. Hardinsyah, MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Perwakilan IDI, dalam Press Conference Kampanye 'Sarapan Bernutrisi Agar Perut Terisi Siap Konsentrasi', Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Lebih lanjut dalam penjelasannya Profesor Hardin menjelaskan pemenuhan karbohidrat dalam menu sarapan bisa didapatkan dari sumber mana saja. Bahkan bisa disesuaikan dengan kebiasaan adat atau tradisi budaya berbagai daerah yang ada di Indonesia.
"Intinya karbohidrat dapat diperoleh dari mana saja. Di Indonesia beragam suku bangsa, ada nasi merah, hitam, putih, intinya karbohidrat. Tapi, konteks sarapan anak, ibu lebih baik tanya anaknya suka makanan yang mana. Waktu sempit masak nasi lumayan lama, maka ibu harus bijak," imbuhnya.