APAKAH Anda sarapan setiap hari? Apakah sarapannya sudah lengkap dan seimbang? Pasti pernah di antara kita yang tidak sempat sarapan karena terburu-buru. Padahal nutrisi yang didapat dari sarapan adalah kunci untuk mengisi ulang energi tubuh kita. Banyak orang tidak menyadari melewatkan sarapan ternyata memiliki konsekuensi.
Bahkan, beberapa masih berpikir bahwa melewatkan sarapan adalah cara untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori dan dengan demikian dapat menurunkan berat badan lebih mudah. Tapi apakah Anda tahu apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda tidak sarapan? Dilansir dari Step To Health, Jumat (23/11/2018) berikut adalah konsekuensi dari melewatkan sarapan.
1. Anda merasa tidak berenergi
Untuk kerja fisik dan mental yang optimal di siang hari, penting untuk "mengisi ulang" tubuh kita yakni dengan tidak melewatkan sarapan. Oleh karena itu, salah satu konsekuensi dari melewatkan sarapan adalah rasa lelah dan kantuk yang mungkin tidak hilang.
(Baca Juga:Sering Pusing Setelah Makan? Mungkin 6 Hal Ini Jadi Penyebabnya)
Namun, berhati-hatilah! Mengganti rasa kantuk dengan kopi dan biskuit tidak akan berhasil. Karena untuk memberi tubuh Anda "bahan bakar", yakni dengan tidak melewatkan sarapan dan sarapan Anda pun harus terdiri dari kombinasi makanan yang tepat dan kaya akan nutrisi penting.

2. Tingkat gula darah Anda meningkat
Nutrisi yang Anda dapatkan dari sarapan sangat penting dalam mengontrol kadar gula darah. Jadi, ketika tidak dikonsumsi tepat waktu atau digantikan oleh alternatif yang tidak sehat, konsentrasi insulin Anda menurun dan akan menyebabkan banyak gula yang menumpuk di dalam tubuh Anda.
Masalah ini cukup mengkhawatirkan, terutama bagi orang-orang dengan faktor risiko diabetes. Jika masalah ini tidak diselesaikan sesegera mungkin, peningkatan glukosa juga dapat menyebabkan gejala dan kondisi lain.
(Baca Juga:5 Strategi Hindari Flu dan Batuk di Musim Pancaroba)

3. Anda akan merasa cepat lapar
Salah satu konsekuensi dari tidak sarapan adalah perasaan cemas dan merasa cepat lapar. Meskipun pada awalnya, orang-orang yang berpikir dengan melewatkan sarapan adalah cara untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori, itu sebenarnya malah membuat Anda makan lebih banyak daripada yang seharusnya karena rasa lapar yang tak pernah puas.
4. Membuat emosi tidak seimbang
Kurangnya nutrisi yang disebabkan oleh melewatkan sarapan dapat menyebabkan ketidakseimbangan emosi. Karena ketika kita sarapan dari kombinasi makanan yang tepat dan kaya akan nutrisi penting itu memastikan emosi kita terkontrol sedangkan, sarapan yang buruk memicu stres dan mudah tersinggung.