MOMEN menyusui anak sehabis melahirkan merupakan hal spesial bagi para ibu. Apalagi di saat inilah ikatan emosional antara ibu dan anak terbentuk.
Sayangnya, beberapa ibu mengalami hal sebaliknya, yakni tidak dapat memberikan air susu ibu (ASI). Selain jadi beban bagi ibu, beberapa faktor tertentu seperti menderita sindrom baby blues, pendarahan parah, atau sakit, bisa juga menjadi penyebab ASI tidak keluar.
Menurut Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA(K) saat ditemui di acara peluncuran buku 'ASI untuk Bayi Prematur', ia menyarankan untuk tetap memberikan anak ASI melalui donor ASI. Tentunya untuk memberikan nutrisi pada bayi meskipun bukan dari ibu kandungnya.
(Baca Juga:Hindari Sindrom Kematian Mendadak Bayi Prematur dengan ASI Ekslusif)
Dokter yang bekerja di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) ini juga menjelaskan jika membutuhkan donor ASI, perlu pengecekan terdahulu terhadap pendonor sebelum ASI diperah.