Advertisement
Advertisement

Keseringan Minum Teh Dapat Memicu Penyakit Anemia, Ini Faktanya

Annisa Aprilia , Jurnalis-Senin, 22 Oktober 2018 |18:36 WIB
Keseringan Minum Teh Dapat Memicu Penyakit Anemia, Ini Faktanya
Ilustrasi anemia (Foto: Healthline)
A
A
A

MASYARAKAT Indonesia sangat dekat dengan kebiasaan minum teh. Terlebih di pagi hari atau cuaca dingin, teh menjadi salah satu minuman selain kopi yang pasti dicari dan dikonsumsi. Tidak hanya itu, saat makan pun teh selalu ada sebagai teman makan.

Padahal, teh yang selama ini sudah merasuk jadi bagian hidup keseharian masyarakat Indonesia dapat menyebabkan penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, yaitu anemia. Bahkan, angka prevalensi anemia di Indonesia cukup tinggi salah satunya karena kebiasaan minum teh, mengapa demikian?

“Jadi, memang kenapa sih prevalensi anemia di Indonesia tinggi? Ternyata salah satunya karena kebiasaan minum teh saat makan atau sesaat setelah makan,” ujar dr. Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK pada Okezone ketika ditemui di acara Diskusi Atasi Malnutrisi dengan Pangan Terjangkau dan Bergizi, di Jakarta Selatan, Senin (22/10/2018).

 (Baca Juga: Pramugari Ini Viral Setelah Penumpang Memotretnya Diam-Diam, Captionnya Bikin Mata Melotot!)

Menurut penjelasan Indira, teh tidak tepat bila diminum saat makan atau sesaat setelah makan, karena teh mengandung tannin yang dapat mengganggu penyerapan zat besi. Sedangkan, zat besi adalah salah satu bahan yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Jadi, tingginya angka prevalensi anemia di Indonesia salah satunya karena kebiasaan minum teh yang tidak tepat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement