(Foto: @ribkamarien/Instagram)
Soal rasa? Jangan ditanya lagi. Kudapan ini menyuguhkan sensasi rasa segar dan gurih yang bercampur menjadi satu. Karakteristik rasa ini sebetulnya tidak terlepas dari sejarah perdagangan rempah-rempah di Indonesia.
"Pada masa kolonial, kawasan Timur Indonesia kurang memanfaatkan rempah-rempah karena sirkulasi perdagangan bahan makanan itu berada di Sumatera. Padahal, Banda itu kan penghasil rempah-rempah berkualitas di negeri kita," papar William Wongso, di kawasan Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018).

(Foto: Kuliner Khas Sulawesi/@aromasulawesiid/Instagram)
Lebih lanjut William menjelaskan, hal ini kemungkinan besar juga disebabkan oleh kebijakan pemerintah Belanda yang membatasi penggunaan rempah-rempah bagi kaum pribumi. Akibatnya, rasa masakan di tempat ini lebih didominasi sensasi rasa segar.