Gejala maag sebenarnya bisa diobati dengan obat-obatan yang dijual bebas atau perubahan gaya hidup. Namun refluks asam dapat pula terjadi lebih dari dua kali seminggu. Kondisi ini disebut dengan gastro-oesophageal reflux disease (GORD). Gejalanya bisa lebih berat dibanding hanya perasaan terbakar. Bila sudah begitu maka tidak menutup kemungkinan harus segera mendapat pertolongan medis.
Viral Penampakan Pocong di Warteg, Netizen : Auto Merinding
Sakit maag biasanya terjadi karena pola makan yang buruk. Selain itu, menurut NHS makanan dan minuman seperti kopi, alkohol, coklat, serta makanan berlemak atau pedas dapat menyebabkan perut sakit. Ada juga faktor-faktor tertentu yang berkontribusi seperti merokok, stres, kecemasan, kelebihan berat badan, atau kehamilan.
Untuk pengobatan maag, orang bisa mengonsumsi obat antasid. Obat ini membantu menetralisir asam lambung dan memberikan bantuan. Mengubah gaya hidup juga bisa menjadi salah satu pilihan. Cobalah batasi makanan pemicu untuk mengurangi risiko refluks asam. Usahakan makan 3-4 jam sebelum tidur agar mengurangi risiko mulas.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.