Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konsumsi Minyak Kelapa Lebih Berbahaya ketimbang Lemak Babi

Tiara Putri , Jurnalis-Jum'at, 24 Agustus 2018 |07:26 WIB
Konsumsi Minyak Kelapa Lebih Berbahaya ketimbang Lemak Babi
Minyak kelapa (Foto: Nutrition)
A
A
A

Sekadar informasi, jumlah konsumsi minyak kelapa yang disarankan adalah 20 gram/hari untuk wanita dan 30 gram/hari untuk pria. Walaupun begitu Lily menyatakan tidak ada salahnya mengonsumsi minyak kelapa secara moderat. "Mengklaim salah satu makanan adalah racun dapat berbahaya karena menanamkan rasa takut pada banyak orang. Penting untuk diingat bahwa tidak ada satu pun makanan yang secara inheren semua 'baik' atau semua 'buruk'," jelasnya.

BACA JUGA:

Nikmatnya Selingkuh hingga Cicipi Janda Kecemplung di Pulau Seribu!

Sementara itu, tahun lalu American Heart Association memperbarui panduannya yang berkaitan dengan asam lemak jenuh di minyak kelapa. Mereka memberikan saran untuk mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.

Hal senada juga disampaikan oleh NHS yang menyatakan konsumsi makanan dengan kandungan asam lemak jenuh dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner karena kenaikan dalam jumlah kolesterol jahat dalam darah. Di sisi lain British Heart Foundation menyatakan diperlukan penelitian lebih lanjut tentang berbagai jenis asam lemak.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement