Ia mengatakan, hijab tak sekedar membuat penampilannya terkesan Islami dan cantik. Tapi hijab itu sudah menjadi belahan jantungnya untuk mendapatkan surga Allah SWT.
“Jilbab sangat penting bagi saya, karena itu adalah bagian dari identitas saya dan mewakili agama yang indah dan saya cintai,” ujarnya seperti dilansir Okezone dari Mvslim, Senin (6/8/2018).
Meski banyak hambatan, ia tetap gigih mencari solusinya. Ia beberapa kali mengajak perempuan berhijab dapat berkutat menjalankan seni peran dan menjadi seorang balerina.
Inspirasi terbesarnya adalah Misty Copeland dan Amna El Haddad. Ibunya, Alsu, juga membuka Nasheed & Arts Academy pada 2012, akademi seni pertunjukan yang menawarkan balet, seni bela diri, dan kelas seni aborigin.
Misty adalah orang Afrika-Amerika pertama yang dipromosikan menjadi penari dalam sejarah Theatre Balet Amerika. Amna El Haddad adalah generasi lain dari Uni Emirat Arab (UEA).