Berdasarkan penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bila ayah dan ibu memiliki peran yang sama terhadap anak untuk membangun kedekatan. Hal senada juga diungkapkan oleh psikolog lain, Karina Priliani. Dirinya menjelaskan bila ayah dan ibu memiliki peran yang seimbang.
(Baca Juga:6 Potret Cantiknya Paula Verhoeven, Model yang Siap Dinikahi Baim Wong)
"Mengenai anggapan anak laki-laki lebih dekat dengan ibu dan anak perempuan lebih dekat dengan ayah itu ada penjelasan ilmiahnya. Kondisi ini memang terlihat saat besar. Tapi ketika kecil anak-anak cenderung dekat ke ibu karena lebih membutuhkan," terang Karina.
Dirinya menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi ini. "Setiap jenis kelamin apapun pada saat masa perkembangan mereka akan mencari figure role model untuk lawan jenis. Ketika dewasa mereka mulai menyadari perbedaan, otomatis yang terdekat untuk role model adalah orangtuanya. Tapi bukan berarti anggapan tersebut mutlak," pungkas Karina.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.