(Foto: Shutterstock)
Lebih lanjut Rhiannon menjelaskan, jika kacang kedelai mengandung fitoestrogen. Kandungan tersebut dapat mencegah efek samping kelebihan estrogen dalam tubuh serta membantu menyeimbangkan kadar estrogen dan progesteron. Selama ini memang timbul ketakutan bila kacang kedelai dapat membuat pria memiliki payudara yang bertumbuh.
"Hal itu sama sekali tidak benar. Kacang kedelai mengandung nol estrogen dan tidak ada bukti yang menunjukkan jika kacang tersebut dapat mengganggu perkembangan seksual atau mengurangi tingkat testosteron pria. Malah senyawa-senyawa dalam kedelai adalah antioksidan kuat yang memberi efek positif dalam perlindungan terhadap penyakit," jelas Rhiannon.
Mitos lain yang masih menimbulkan keresahan adalah kacang kedelai dapat menyebabkan kanker. Kebingungan terjadi karena dinilai senyawa pada kedelai dapat meniru estrogen dalam tubuh yang berkaitan dengan kanker.
"Namun nyatanya, di Asia timur dimana kedelai dikonsumsi paling banyak, tingkat kanker payudara, kanker prostat, penyakit kardiovaskular, dan fraktur tulang lebih sedikit," papar Rhiannon.
Baca Juga: Pria Ini Pilih Ditembak, daripada Tas Louis Vuitton Seharga Rp238 Jutanya Dirampas