BAGI Anda yang pernah berkunjung ke Kabupaten Tuban, minuman satu ini mungkin tak asing di telinga. Namun bagi yang belum pernah jangan khawatir, kita akan mengulas minuman khas dari Kabupaten Tuban yang memiliki sensasi kesegaran ini.
Karena sensasi kesegarannya itulah, setiap bulan Ramadan legen menjadi salah satu menu favorit untuk melepas dahaga pasca berpuasa. Legen sendiri sebenarnya berasal dari buah pohon lontar atau siwalan atau istilah ental, pohon lontar ini sendiri merupakan pohon dari suku palmae atau arecaceae,suku yang sama dengan pohon kelapa, aren, dan pinang.
Pohon lontar ini banyak tumbuh di daerah – daerah yang bersifat kering. Di Indonesia pohon lontar banyak ditemukan di bagian timur Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Kepulauan Nusa Tenggara.
Di Kabupaten Tuban, tanaman pohon lontar atau siwalan ini banyak dijumpai lantaran kontur tanah yang kering dan berkapur. Dari pohon lontar inillah bunganya dapat diolah menjadi legen dengan cara disadap.
Nama legen sendiri, menurut salah seorang penjual legen,Kasmito Ali Rahman (54), berasal dari kata dasar legi dalam bahasa jawa yang berarti manis. Legen kebanyakan dibuat dari bunga pohon lontar atau siwalan jenis perempuan yang bunganya berbentuk sulur.